Bukan Santri Biasa


Tanda Terima Kasihku untuk Abah
Oktober 8, 2013, 1:06 pm
Filed under: Berita | Tag: , ,

Notifikasi sana-sini tentang haul abah Masrur yang akan dilaksanakan pada 1 Muharam mendatang sangat ramai dibicarakan diberbagai media sosial. Ini adalah haul yang kedua. Itu tandanya hampir dua tahun sudah KH Masruri Abdul Mughni telah berpulang ke rahmatullah. Dua tahun pula tak mendengar suaranya yang lembut , sejuk namun tetap berwibawa itu kecuali dari rekaman yang biasa radio siarkan. Wajahnya yang kerap mengisi pengajian diberbagai instansi sekolah, masjid dan musholla yang menenangkan jiwa itu tak akan bisa ditatap lagi. Kata-kata, ajakan-ajakan, dan nasihat-nasihat luar biasanya tak akan pernah terucap lagi dari mulut santunnya.

Informasi yang saya dapatkan dari sebuah media elektronik ternyata abah Masrur tumbuh dan menimba ilmu di Pondok Pesantren yang ia asuh semasa hidupnya, Pondok pesantren Al Hikmah yang sebelumnya diasuh oleh kakeknya sendiri KH Cholil bin Mahalli dan dibantu oleh KH Suhaemi bin Abdul Ghoni yang tak lain adalah keponakannya sendiri. Lalu pada tahun 1957 KH Masruri Abdul Mughni mulai belajar mengaji di Pondok Pesantren Tasik Agung Rembang yang diasuh oleh KH Sayuti dan KH Bisri sampai tahun 1959. Setelah itu KH Masruri hijrah kembali ke jawa bagian timur untuk memperdalam ilmu agamanya tepatnya di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Jombang. Dan pada tahun 1964 barulah Abah mulai melanjutkan perjuangan pengasuh-pengasuh terdahulu di Pondok Pesantren Al Hikmah Benda Sirampog Brebes. Hingga akhir hayatnya, beliau meninggalkan lebih dari 4000 santri.

Pengasuh Pondok Pesantren Al Hikmah 2 yang mempunyai nama lengkap KH Muhammad (more…)



Mr. Ary Will be Back
Oktober 7, 2013, 6:46 pm
Filed under: Berita | Tag: , , , , ,

Anda tahu mr. Ary? Itu lho, Ary Van Schilfgaarde native speraker yang ditempatkan di sekolah kita tercinta, MA Al Hikmah 2 sekitar 5 tahun yang lalu. Mohon maaf semuanya kalau judul tulisan ini tak begitu sesuai dan mungkin mengejutkan untuk kalian yang mengenal Mr. Ary. Tentu saja tak berbeda terkejutnya dengan saya yang menerima balasan surat elektronik dari beliau. Tentu saja saya sangat senang dan merasa sangat dihargai. Karena dalam menulis e-mail itu saya dengan sedikit bersusah payah untuk merangkai kalimat yang benar (walaupun akhirnya ada sedikit kesalahan juga 😀 ) karena sudah sekian tahun saya sedikit melupakan pelajaran bahasa inggris sehingga beberapa kata saya gunakan bantuan google translate untuk menerjemahkannya.
(more…)