Bukan Santri Biasa


Hanphone android anda hilang? Begini cara menemukannya
March 11, 2018, 3:39 pm
Filed under: Programs

Anda pernah kehilangan handphone android? Saya pernah merasakan nyaris hilang tadi siang ketika saya pergi kesuatu tempat bersama teman saya. Tapi ternyata setelah kami turun dari go-car, ternyata hanphone saya tertinggal di sana. Awalnya sih nggak panik. Entah mengapa saya sangat optimis handphone saya akan ditemukan. Saya pinjam handphone teman saya. Saya telpon berkali-kali tidak diangkat. Tanpa pikir panjang saya cepat-cepat order mobil selanjutnya menuju servis center tri dengan harapan mempermudah  driver menghubungi saya karena saya order melalui nomor tersebut atau saya bisa melacak keberadaan driver tersebut melalui aplikasi saya. Dalam perjalanan saya bergantian menelpon nomor saya tanpa henti.
Sesampainya di servis center tri,alhamdulillah saya hanya menunggu 2 antrian. Mungkin saya hanya menunggu sekitar 5 menitan. Saya hanya diminta kartu tanda pengenal, langsung proses. Dan kabar baiknya adalah free dan saya dapat menggunakan fisik kartu tersebut hanya dalam 15 menit setelah kartu diproses.
Sambil menunggu 15 menit, saya berjalan mencari sarapan rapel dengan makan siang. Kurang lebih sekitar jam 12 an mungkin. Setelah itu saya masukkan sim card saya melalui telpon seluler teman saya.
Tidak lama setelah saya aktifkan, ada panggilan masuk. Saya kira itu dari driver yang saya cari. Karena saya tidak sempat menjawab telpon tersebut, akhirnya saya putuskan untuk menelpon balik. Dan ternyata…. Zonk. Pulsa saya habis.Tanpa mikir, saya langsung cari counter. Harga pulsa di tempat tersebut lumayan 1 ribu lebih mahal dari counter yang lain.Ulala.  Mungkin karena bayar sewa tokonya lebih mahal kali ya. Tapi ga papa lah, yang penting handpone kembali.
Ketika saya telpon balik, nomornya dialihkan dan mailbox. Dan kalau sms, ternyata sms yang kita kirim masuk laginya ke nomor kita. Aneh, tapi itu kenyataan.
Dengan ketiga cara di atas tidak bisa, cara ke empat saya  pinjam whats app teman saya. Akun whats app teman saya saya ganti dengan nomor saya. Entah mengapa walaupun sudah diganti tampilan foto profilenya tetap wajah teman saya. Tapi saat itu yang saya pikirkan bukan dari tampilannya, namun fungsinya. Dengan seperti itu, harapan saya jika si abang go car tidak punya pulsa, dia bisa menghubungi customernya ini melalui whats app. Tapi setelah saya tunggu 30 menitan tidak ada tanda-tanda seorang menelpon.
Langkah selanjutnya saya
buka akun aplikasi saya , akun driver tersebut sepertinya bukan miliknya. Foto dengan wajah driver yang mengantarkan saya sangat berbeda. Tidak ada plat nomor mobil. Tidak ada keterangan nomor telponnya. Konon katanya karena mobil dan akunnya adalah rental dari orang lain.
Karena dengan cara ini saya masih juga belum menemukan titik cerahnya, akhirnya saya telpon customer senter gojek. CS hanya bisa memberi penjelasan saya diminta untuk menunggu telpon atau pemberitahuan melalui email dari sana.
Karena saya kurang sabaran, dan saya pikir kalau saya cari lebih nanti lagi malah akan lebih susah dicari, karena handphone teman yang mulai sekarat baterainya, akhirnya saya putuskan untuk segera order mobil online untuk pulang.
Dalam perjalanan pulang, saya hanya ingin cepat sampai rumah, sholat dan istirahat sejenak. Kepala pusing, perut mual karena habis makan perut langsung seolah di kocok laju mobil. Saya hanya bisa diam dan memejamkan mata. Sementara teman saya lebih asyik menceritakan kejadian dramastis yang saya alami kepada driver go car yang kami tumpangi. Bagi saya yang mempunyai  kepribadian lumayan introvert, untuk apa menceritakan kejadian tersebut kepada orang lain yang tidak kenal? Toh belum tentu dapat menyelesaikan masalah. Tapi ternyata saya  salah. Handphone saya ditemukan berawal dari percakapan itu.  Si driver yang terlihat masih ABG itu menyarankan untuk mencari melalui gps. Saya manut. Saya browsing dengan kata kunci ‘cara mencari handphone android yang hilang dengan gps’. Akhirnya saya menemukan salah satu situs. Karena saya sedang malas mengetik lebih  panjang lagi saya kasih tau aja mana situsnya ya silakan klik link di bawah. Di sini.

Dari sana saya dapat melacak posisi handphone saya berada di mana, berapa persen daya baterai yang tersisa dan kapan terakhir handphone aktif. Dari pantauan gps handphone saya  masih aktif dan sepertinya mobil tersebut sedang bolak balik mengantar penumpang.

Pukul 13.46 saya sampai rumah. Kami shalat dzhuhur dulu, istirahat sejenak sambil merecharge baterai. Karena kalau menunggu baterai penuh takut kelamaan dan mobil lebih jauh dari pantauan kami, saya putuskan untuk mengakhiri istirahat kami dan mengisi baterai dengan power bank. Tanpa babibu saya langsung ngibrit cari pinjaman motor. Alhamdillah (untuk kesekian kalinya), dapat pinjaman dengan mudah. Kerena pantauan gps, mobil tersebut mendekati area di mana saya berada, saya langsung heboh. Saya ikuti jalur yg mengarah ketempat terdsebut sambil bertanya pada penduduk sekitar di mana saya berada. Alhamdulillah dari pantauan mobil sedang tidak berjalan dan menetap di suatu tempat yang strategis dan tidak ada saingan mobil yang menyerupai. Dan alhamdulillahnya lagi, si driver sedang berada di luar mobil. Sehingga  sangat memudahkan saya berbicara langsung. Ketika si driver berbicara menggunakan bahasa indonesia, sebenarnya saya meragukan dia drivernya. Tapi setelah mencair, dialek solonya  yang khas sekali, saya baru mengenali betul itu driver yang saya cari. Awalnya sih dia agak sedikit ngeles. Dia katakan “Coba aja kalau ada, silakan ambil. Coba miss call. Barangkali jatuh ke bawah”.  sambil kita sama2 cari, tidak ada 1 menit si driver ambil hp tersebut dari bawah  karpet bagasi.

Anyway, walaupun dia ga angkat2 telpon sampai 33 kali pun, setidaknya dia masih punya itikad baik untuk mengembalikan. Padahal tadinya kalau dia ga mau ngaku mau saya geledah semuanya/ saya laporkan ke polisi/ apalah pokoknya biar dia ngaku. Karena jelas-jelas gps mengarah ke sana dan tidak ada mobil yang lain pula di sekitar itu.  Akhirnya saya beri dia sedikit imbalan sebagai tanda terima kasih saya kepadanya, karena saya tidak perlu repot2 beli handphone lg. Maklum, 1 thn lebih saya tidak pny hp canggih. Dan menurut saya itu biasa aja. saya beli android baru genap 1 bulan di hari ini. sebelumnya kalau saya beli hp pasti mikirnya beribu2 kali dulu
‌And the end saya ucapkan terima kasih sekali untuk mbak rofi yang   antar saya kesana sini, dipinjemin hp & whats appnya, om go car udh mau mengembalikan hp  saya & enggar untuk pinjaman motornya. Thanks ya guys. Maaf saya tidak membalas kebaikan yang sesuai. Hanya Allah yang bisa membalas semua kebaikan itu. Semoga kita semua tetap berada di jalan yang diridhoi-Nya

Facebook Comments


Leave a Reply



No Comments so far
Leave a comment



Leave a comment
Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>