Bukan Santri Biasa


Cara Membaca dan Menghafal Al Qur’an dengan Cepat!!!
June 13, 2011, 4:17 pm
Filed under: Do you know??? | Tags: , , ,

Hari ini saya sangat sedih sekali ketika melihat teman-teman saya berkali-kali harus mundur untuk mengulang nderes ( dibaca:tadarus) lagi, berkali-kali pula mengajinya tak lebih dari satu kaca (dibaca:satu halaman) dalam 1 kali mengaji Al Qur’an pada Bu Nyai tercinta saya. Bahkan terkadang bisa membuat nangis atau pun membuat mereka drop karena saking susahnya untuk melafadzkan kata-kata itu. Tentu saja ini membuat saya sangat prihatin dibuatnya. Terlebih lagi kita sebagai umat muslim, dihukumi wajib a\’in untuk dalam mengamalkannya.Untuk itu, saya persembahkan tulisan ini untuk anda dan keluarga yang benar-benar ingin membekali diri dan keluarga anda dengan ayat-ayat suci al Qur’an.

Pertanyaan : Mengapa anda lebih susah dalam melafazkan al Qur’an dibanding dengan teman-teman anda yang lain?
Jawab : Karena anda tidak terbiasa melafadzkan (melantunkan) ayat-ayat tersebut.
Pertanyaan : mengapa demikian?

Jawab : Karena orang yang terbiasa membacakan ayat-ayat tersebut, dengan otomatis ayat-ayat tersebut dalam memori anda. Berbeda dengan mereka-mereka yang sudah dilatih dan dibiasakan untuk membaca ayat-ayat al Qur\’an dari kecil. Anda bisa lihat dengan jelas mereka-mereka yang jarang bahkan tidak pernah membaca sama sekali membaca Al Qur’an. Perbedaannya sangat kontras tentunya.

Pertanyaan : Lantas, bagaimana jika anak anda tidak mau atau sangat susah untuk jika disuruh mengaji?

Jawab : Orang tua jaman dahulu sering mengatakan: “Buah, jatuh tak jauh dari pohonnya.

Walau terkadang kalimat itu tak selalu benar dan banyak teori-teori lain yang mengatakan anak itu mempunyai wilayah tersendiri dan tidak sama dengan anaknya, namun pada kenyataannya kalimat itu banyak benarnya juga.

Contoh: Saya mempunyai dua sepupu dari orang tua yang berbeda. Sepupu saya yang pertama, orang tuanya itu seorang hafidz (penghafal al Qur’an), sedangkan sepupu saya yang kedua itu tak satu pun dari orang tuanya yang yang bisa mengaji. Dan perbedaan mereka benar-benar sangat kontras. Sepupu saya yang pertama, sekarang menjadi seorang hafidz (penghafal Qur’an). Sedangkan sepupu saya yang kedua, boro-boro bisa ngaji. Mengucapkan huruf dalam bahasa Arab saja susah. Apa lagi ngaji…

Menurut Bu Nyai saya, konon katanya, kalau orang tuanya sudah menhafal atau sering membaca Al Qur’an, anak itu di ibaratkan kertas, ia itu di ibaratkan kertas yang sudah bergaris. Sedangakn apakah ia ingin di isi atau tidaknya oleh tulisan, itu tergantung dari anak itu sendiri.

Pertanyaan :Lalu apa lagi yang mempengaruhi?

Jawab : Lingkungan. Seperti yang anda ketahui, lingkungan itu berperan amat sangat penting dalam kehidupan kita. Jika kita berada pada daerah yang lingkungannya tidak ada satu pun yang menghafal, saya yakin seyakin-yakinnya anda tak akan pernah tertarik untuk membaca al Qur’an kalau tidak ada suatu keajaiban yang datang. Jika anda menghafal pun akan susah juga jika lingkungannya tak mendukung.

Pertanyaan:Lantas, lingkungan yang bagaimana yang mendukung agar tertarik dan semangat untuk membaca atau menghafal al Qur’an?

Jawab : Dengan mondok pesantrenkan tentunya. Pesantren merupakan salah satu tempat yang sangat cocok bagi anda yang belajar ilmu agama (terutama al Qur’an). Dengan mesantren, anda akan merasa fokus dan merasa ada kompetisi disana. Selain itu, anda bisa belajar dari senior anda yang sudah pintar dalam membaca atau menghafal Qur’an, So, bagi anda yang ingin diri anda, maupun anak-anak anda bisa mengaji menhafal Qur’an, jangan lupa:

1. Membiasakan tadarus (bagi anda yang awal belajar, wajib ada gurunya/teman yang lebih jago)

2. Dukungan orang tua

3. Lingkungan yang strategis (mondok(lebih afdlol))

Facebook Comments


Leave a Reply



5 Comments so far
Leave a comment



Leave a comment
Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>